Pada hari Kamis, 3 Agustus 2023 Mahasiswa KKN PPM Unand 2023 di Nagari Pauh Sangik melakukan penyuluhan pertanian terkait pembuatan biosaka di Aula Kantor Wali Nagari Pauh Sangik. Berawal dari survey lapangan ke petani sekitar terdapat beberapa keluhan terkait pertanian, beberapa diantaranya yaitu permasalahan terkait hama dan ketersediaan pupuk subsidi. Berdasarkan hasil survey pertanian, mahasiswa KKN PPM Unand 2023 di Nagari Pauh Sangik melaksanakan kegiatan pembuatan biosaka yang bertujuan untuk memberikan alternative pembasmi hama bagi petani yang di pandu oleh salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Unand.

Dilansir dari edufarmers, biosaka merupakan bahan dari larutan tumbuhan atau rerumputan yang diketahui mampu melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit. Selain itu, biosaka juga memiliki manfaat, diantaranya: menghemat penggunaan pupuk kimia, meminimalisir serangan hama, hingga menyuburkan lahan.
Dalam pembuatan biosaka dibutuhkan minimal 5 jenis daun/rumput yang sehat, tidak terkena hama/penyakit, tidak bolong-bolong. tidak jamuran dan warna daun rata dan air, dengan cara pembuatan sebagai berikut:
- Campurkan 5 jenis daun atau rumput yang sudah dikumpulkan dengan air bersih sebanyak 2-5 liter air di dalam wadah yang telah disiapkan.
- Kemudian, lakukan peremasan pada daun/rumput dengan teknik khususnya 1 kali remas, 1 kali putaran berlawanan jarum jam selama 20 menit atau sampai bahan hancur (homogen). Terdapat syarat yg wajib dipenuhi pada saat proses peremasan yaitu tangan yang meremas tidak boleh ganti tangan, tidak boleh berhenti, dan tidak boleh keluar dari dalam air.
- Selanjutnya biosaka disaring menggunakan alat saringan dan dimasukkan ke dalam botol/jerigen menggunakan corong.

Kegiatan penyuluhan pertanian ini dihadiri oleh 22 orang perwakilan dari 9 kelompok tani yang ada di Nagari Pauh Sangik. Selain menyampaikan materi terkait biosaka, Mahasiswa KKN PPM Unand 2023 di Nagari Pauh Sangik juga melakukan demonstrasi pembuatan biosaka secara langsung bersama ibu dan bapak petani yang menghadiri kegiatan penyuluhan. Diharapkan kegiatan pembuatan biosaka ini dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kegiatan petanian di Nagari Pauh Sangik.
Authors : Mufidatul Aulia dan Qatrunnada Viranda Hasanady, Mahasiswa KKN PPM Unand 2023